Menu
Mengenal Penyakit Diabetes Melitus
11

May

Mengenal Penyakit Diabetes Melitus

Mengenal Penyakit Diabetes Melitus

 

Penyakit Diabetes Melitus atau biasa dikenal masyarakat awam dengan nama penyakit kencing manis, adalah penyakit degeneratif yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Diabetes Melitus disebabkan adanya gangguan pada kelenjar pankreas. Data yang diperoleh dari kementrian kesehatan Indonesia menunjukkan adanya peningkatan gejala diabetes pada masyarakat Indonesia dari 5,7% pada tahun 2007 menjadi 6,9%   atau sekitar 9,1 juta penduduk pada tahun 2013. Kemudian dari Data International Diabetes Federation tahun  2015 diperkirakan penderita penyakit diabetes sebesar 10 juta. Sekarang penyakit diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan  jumlah sebesar 6,7%, setelah Stroke (21,1%) dan penyakit Jantung Koroner (12,9%).

 

Menurut  Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) pada pembukaan Dialog Interaktif Hari Kesehatan Sedunia 2016 di Jakarta Selatan  bahwa 90% penderita diabetes diseluruh dunia merupakan diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat dan sebetulnya 80% dapat dicegah,

 

Diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes melitus yang disebabkan karena hormon insulin tidak bekerja dengan semestinya.  Penyakit Diabetes apabila tidak ditangani dengan benar dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi penyakit seperti stroke, jantung koroner, luka diabetes, kebutaan, gagal ginjal  dsb

 

Gejala Diabetes Melitus

Gejala diabetes yang sering kali terjadi pada penderita diabetes melitus antara lain : Sering merasa haus meskipun cuaca dingin, frekuensi buang air kecil dimalam hari meningkat,  cepat merasa lapar, terjadi penurunan berat badan secara cepat, cepat kelelahan, kesemutan di kaki dan tangan, mata kabur, luka yang sulit sembuh, timbul bisul dikulit, kulit kering dan gatal.

Untuk memastikan seseorang menderita penyakit diabetes perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium guna mengetahui kadar gula darah. Pemeriksaan glukosa darah/ hiperglikemia (puasa, 2 jam setelah makan/post prandial/PP) dan jenis pemeriksaan lainnya.

Cara Mencegah Diabetes

  • Cek kesehatan secara teratur. Lakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol
  • Kendalikan  berat badan ideal
  • Hindari asap rokok dan jangan merokok.
  • Rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, seperti berolah raga secara teratur, membersihkan rumah, berjalan kaki,
  • Diet seimbang dengan konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang, konsumsi buah sayur minimal 5 porsi per hari, usahakan sedapat mungkin menekan konsumsi gula,  hingga maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari, hindari makanan/minuman yang manis atau minuman soft drink
  • Istirahat yang cukup.
  • Lakukan manajemen stress dengan benar.

 

Komisi Akreditasi Rumah Sakit

Media Sosial